Kamis, 5 November 2026
Waktu Bekasi

Usai Rapat Sinergi, Laporan Warga Via 112 dan Lapor Dipercepat

Pemerintah Kota Bekasi mempercepat tindak lanjut pengaduan lewat Call Center 112 dan SP4N-LAPOR! setelah rapat koordinasi pada Rabu (4/11/2026).

Tim Waktu Bekasi
Suasana rapat koordinasi sinergi layanan Call Center 112 dan SP4N-LAPOR! di Aula Dinas Pendidikan Kota Bekasi.
Ilustrasi: Rapat koordinasi layanan pengaduan masyarakat Kota Bekasi.

– Setelah rapat koordinasi di Aula Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Jalan Lapangan Bekasi Tengah Nomor 2, Margahayu, pada Rabu (4/11/2026), Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen mempercepat tindak lanjut laporan warga yang masuk lewat Call Center 112 dan SP4N-LAPOR!.

Diskominfostandi mengumpulkan perwakilan seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, dan pemangku kepentingan terkait untuk menyamakan langkah mengelola layanan pengaduan. Asisten Daerah Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Drs. Dinar Faizal Badar, membuka kegiatan itu, sementara Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfostandi Kota Bekasi menyampaikan laporan penyelenggaraan.

Peserta menerima pemaparan tentang implementasi dan rencana pengembangan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112. Narasumber berasal dari Kementerian Komunikasi dan Digital serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Usai materi itu, praktisi Call Center memaparkan penguatan kolaborasi dan tata kelola Call Center 112 agar laporan masyarakat ditindaklanjuti lebih cepat.

Pemerintah Kota Bekasi mendorong koordinasi yang lebih erat antar perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam mengelola layanan pengaduan. Tujuannya, setiap laporan masyarakat bisa ditangani secara lebih terkoordinasi, responsif, dan efektif.

Sinergi antara layanan Call Center 112 dan SP4N-LAPOR! diharapkan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, sekaligus memperkuat kepercayaan warga terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Kota Bekasi. Langkah selanjutnya, pemerintah akan memperkuat koordinasi agar laporan warga ditangani lebih teratur dan tepat sasaran. ***

Bagikan berita ini:

Berita Pelayanan Publik lainnyaSemua →