Setelah Pilkades, Kades Terpilih Sukadarma Bersihkan Saluran Air
Fahmi Satori mulai bekerja setelah Pilkades Desa Sukadarma. Pembersihan saluran air dan evaluasi data bansos jadi prioritas pada Rabu (4/11/2026).

WAKTUBEKASI.ID, BEKASI – Setelah terpilih sebagai Kepala Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Fahmi Satori langsung menyusun langkah kerja, karena ia akan memimpin Desa Sukadarma untuk periode 2026–2034.
Pada Rabu (4/11/2026), Fahmi mengajak seluruh warga bersatu kembali setelah Pilkades berakhir. Ia menegaskan tidak akan membeda-bedakan pelayanan berdasarkan pilihan politik.
"Baik masyarakat yang memilih maupun yang tidak memilih saya, semuanya adalah warga saya. Saya tidak akan membeda-bedakan pelayanan hanya karena perbedaan pilihan politik. Mari kita bersatu untuk bersama-sama memajukan Desa Sukadarma," kata Fahmi Satori.
Calon kepala desa lain, Karta Wijaya, juga hadir dalam acara tasyakuran. Ia mengajak warga menjaga persatuan dan mendukung pemerintahan desa yang baru.
"Mari kita jaga persatuan dan kesatuan. Jangan sampai karena berbeda pilihan, hubungan persaudaraan masyarakat terpecah. Sekarang mari kita bersama-sama membantu dan mendukung Kepala Desa terpilih Fahmi Satori untuk membangun Desa Sukadarma," kata Karta Wijaya.
Fahmi menjadikan penanganan banjir sebagai prioritas menjelang musim hujan. Ia akan membersihkan saluran air di wilayah rawan banjir, lalu mengimbau warga tidak membuang sampah sembarangan.
"Kita akan membersihkan wilayah-wilayah yang terkena banjir, terutama saluran airnya. Setelah itu, masyarakat juga akan diimbau agar tidak membuang sampah sembarangan," kata Fahmi.
Fahmi akan mengevaluasi data desil kesejahteraan masyarakat. Banyak warga yang secara ekonomi membutuhkan bantuan tetapi tercatat dalam desil tinggi.
"Ketika saya mengikuti pemilihan, banyak keluhan masyarakat. Secara ekonomi mereka merasa tidak mampu, tetapi desilnya tinggi. Karena itu, data tersebut akan kita evaluasi secara teliti dan mendalam," kata Fahmi.
Pemerintah desa berencana membantu warga mengajukan sanggahan jika data desil tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya, sehingga langkah itu diharapkan memperbaiki penyaluran bantuan sosial di Desa Sukadarma. ***




