Rabu, 4 November 2026
Waktu Bekasi

PLTS Atap 1,4 MWp di Bekasi 2 Plant Mulai Beroperasi Rabu

Rabu (4/11/2026), PLTS atap 1,4 MWp diresmikan di Bekasi 2 Plant Kabupaten Bekasi. Kapasitasnya setara 14-15 persen kebutuhan listrik pabrik.

Tim Waktu Bekasi
Panel surya atap di Bekasi 2 Plant milik CCEP Indonesia yang diresmikan pada Rabu (4/11/2026).
CCEP Indonesia menggandeng PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) untuk mengoperasikan PLTS atap di fasilitas pabrik Bekasi 2 Plant.

– Rabu (4/11/2026), PT Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia meresmikan PLTS atap berkapasitas 1,4 MWp di Bekasi 2 Plant, Kabupaten Bekasi. Pembangkit ini menjadi instalasi panel surya atap keempat CCEP Indonesia setelah Bekasi 1, Pasuruan, dan Semarang.

Instalasi tersebut diperkirakan menghasilkan listrik terbarukan sekitar 1,76 GWh per tahun. Jumlah itu setara pengurangan emisi gas rumah kaca sekitar 1.180 ton CO2 per tahun, atau karbon yang diserap hampir 20.000 pohon selama satu dekade.

Linda Christina Daryanto, Customer Service & Supply Chain Director CCEP Indonesia, menyebut kapasitas terpasang mencapai 1,45 MWp. Angka itu berbeda tipis dari kapasitas pembangkit 1,4 MWp yang diumumkan.

Menurut Linda, kapasitas 1,45 MWp dapat memenuhi sekitar 14 sampai 15 persen konsumsi listrik Bekasi 2 Plant. Pengurangan emisinya diperkirakan antara 1.000 sampai 1.500 ton CO2 ekuivalen per tahun.

"Dalam keseharian kami melakukan proses operasi manufaktur, kami melihat masa depan industri tidak hanya ditentukan oleh apa yang kita produksi, tapi juga oleh bagaimana cara kita memproduksinya," kata Linda.

CCEP Indonesia menyediakan lahan dan fasilitas pemasangan, sedangkan PT Cikarang Listrindo Tbk menyiapkan infrastruktur teknologi kelistrikan. Christanto Pranata, Chief Financial Officer Cikarang Listrindo, menyatakan PLTS atap itu mendukung target Net Zero Emission Indonesia tahun 2060.

"Kami berharap kehadiran PLTS Atap ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi kegiatan operasional perusahaan maupun bagi kontribusi pengurangan dampak terhadap lingkungan," ujar Christanto.

Perusahaan induk, Coca-Cola Europacific Partners plc, menargetkan Net Zero Greenhouse Gas Emissions pada 2040 melalui rencana aksi This is Forward. Selanjutnya, Cikarang Listrindo akan terus mendampingi perusahaan manufaktur dalam memanfaatkan kombinasi sumber energi bersih secara berkelanjutan. ***

Bagikan berita ini: