Kamis, 5 November 2026
Waktu Bekasi

Lima Kades Baru Muaragembong Diminta Rangkul Semua Pihak

Camat Muaragembong Sukarmawan meminta lima kepala desa baru menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi. Pelantikan digelar Rabu (4/11/2026).

Tim Waktu Bekasi
Lima kepala desa baru Muaragembong saat pelantikan bersama 154 kepala desa lain di Lapangan Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat.
Camat Muaragembong, Sukarmawan.

– Lima kepala desa baru di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, diminta segera bekerja setelah dilantik pada Rabu (4/11/2026). Camat Muaragembong Sukarmawan menegaskan, euforia pemilihan kepala desa harus diakhiri dan waktunya membangun desa.

Pelantikan berlangsung di Lapangan Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, bersama 154 kepala desa lain se-Kabupaten Bekasi. Lima kades baru itu adalah Kepala Desa Jayasakti, Pantai Mekar, Pantai Bahagia, Pantai Sederhana, dan Pantai Bakti.

Sukarmawan menyebut Muaragembong sebagai wilayah terjauh dari ibu kota Kabupaten Bekasi dengan banyak daerah terpencil. Namun, wilayah ini punya potensi besar di sektor pariwisata, perikanan, dan investasi.

"Euforia Pilkades sudah cukup. Sekarang saatnya bekerja dan membangun desa. Rangkul semua pihak, jangan ada lagi sekat perbedaan setelah kontestasi selesai," kata Sukarmawan.

Ia meminta para kades mengedepankan pelayanan publik melalui semangat Yan Mas Mugeri atau Pelayanan Masyarakat Muaragembong Berseri. Pemerintah desa juga diminta memanfaatkan dukungan anggaran untuk pembangunan berbasis potensi dan kearifan lokal.

Muaragembong memiliki dua proyek strategis nasional dan program Penataan Penguasaan Tanah untuk Penataan Kawasan Hutan (PPTKH) dari BPKH Yogyakarta. Pada tahap pertama, pengukuran lahan sudah mencakup lebih dari 80 hektare, lalu tahap kedua menjangkau lebih dari 42 hektare, sehingga masyarakat bisa memperoleh kepastian hak atas tanah melalui sertifikat.

Rencana revitalisasi tambak seluas lebih dari 4.100 hektare diproyeksikan membuka peluang kerja bagi ribuan warga. Sukarmawan meminta pemerintah desa menyiapkan sumber daya manusia agar warga setempat bisa ikut mengambil manfaat.

"Peluang ini harus kita sambut bersama. Kepala desa perlu menyiapkan sumber daya manusia di wilayahnya agar masyarakat Muaragembong bisa ikut mengambil manfaat dari pembangunan tersebut," ujarnya.

Sukarmawan berharap komunikasi dan koordinasi antara pemerintah desa, kecamatan, dan pemerintah daerah terus diperkuat. Menurutnya, sinergi yang baik akan menjadikan Muaragembong ikon pembangunan di Kabupaten Bekasi, bahkan Jawa Barat dan Indonesia. ***

Bagikan berita ini:

Berita Pemerintahan lainnyaSemua →