Hari Terakhir Penertiban, Rumah Mewah di Perwira Masih Berdiri
Pemkot Bekasi menuntaskan pembongkaran di bantaran Kali Irigasi, Kamis (5/11/2026). Satu rumah mewah di Perwira belum roboh, warga minta disamaratakan.

WAKTUBEKASI.ID, BEKASI – Pada hari terakhir penertiban bantaran Kali Irigasi, Kamis (5/11/2026), sebuah rumah mewah di RT 01 RW 02 Kelurahan Perwira, Bekasi Utara, Kota Bekasi, masih berdiri. Bangunan permanen di sisi kiri dan kanannya sudah dirubuhkan alat berat, tetapi rumah bercat putih itu belum tersentuh.
Pemerintah Kota Bekasi membongkar puluhan bangunan di atas lahan milik Perusahaan Umum Jasa Tirta (PJT) II dari RW 02 hingga RW 01 Kelurahan Perwira. Penertiban menjadi bagian dari pembangunan Jalan KH Muchtar Thabrani 2 untuk mengurai kepadatan lalu lintas.
Warga bernama NU mengaku miris. Ia menyebut seluruh bangunan lain di RT 01 RW 02 telah dibongkar, hanya rumah mewah itu yang lolos.
“Ya harusnya disama ratakan. Mau rumah mewah maupun rumah biasa kalau sudah masuk zona penertib dan sudah waktu tetap harus dibongkar,” kata NU.
NU meminta pembongkaran tidak tebang pilih agar tidak ada kecemburuan dan indikasi jelek ke Pemkot.
Lurah Perwira Bambang Suswanto menjelaskan pemilik rumah mewah meminta waktu untuk membongkar secara mandiri.
“Bongkar mandiri, karena kalau pakai beko hancur semuanya,” ujarnya.
Bambang menepis anggapan ada perlakuan istimewa. Ia memastikan seluruh bangunan yang masuk zona penertiban tetap akan dibongkar, termasuk rumah mewah tersebut, karena Kamis adalah hari terakhir pembongkaran.
“Saya juga berharap hari ini rumah mewah itu dibongkar agar tidak ada kecemburuan terhadap warga yang sudah patuh bangunannya dibongkar,” kata Bambang.
Dengan begitu, rumah mewah itu diharapkan roboh pada hari yang sama melalui pembongkaran mandiri pemiliknya, mengikuti warga lain yang telah lebih dulu mematuhi aturan. ***




